Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman dan tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menggunakan simple past tense dan past perfect tense. Metode yang diaplikasikan adalah wawancara kualitatif via WhatsApp dengan lima mahasiswa PGSD. Hasil data menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memahami fungsi dasar dari kedua tenses tersebut: simple past tense dipakai untuk menggambarkan kejadian yang telah selesai di masa lalu, sedangkan past perfect tense digunakan untuk menjelaskan urutan peristiwa yang terjadi sebelumnya. Namun, mahasiswa mengalami beberapa kesulitan, terutama dalam mengingat bentuk kata kerja tidak beraturan dan dalam memilih tense yang tepat untuk kalimat yang kompleks. Metode pembelajaran yang mereka terapkan mencakup latihan menulis, membaca teks, dan berdiskusi dengan rekan-rekan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa mengenai tense masih perlu ditingkatkan melalui pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif.
Copyrights © 2024