Latar belakang penelitian ini mengidentifikasi pentingnya kedisiplinan kerja dalam meningkatkan produktivitas karyawan pada organisasi, dengan fokus pada Bina Sena Maritime Training Center (BSMTC). Tingginya tingkat absensi karyawan (rata-rata 3,1%) dan keterlambatan kerja mengindikasikan adanya masalah kedisiplinan yang memengaruhi kinerja organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi kedisiplinan karyawan dan memberikan solusi untuk perbaikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam bersama manajemen, observasi langsung, dan analisis data absensi serta keterlambatan karyawan. Pra- survei dilakukan menggunakan tiga indikator kedisiplinan: menghargai waktu, patuh pada perintah, dan mematuhi SOP, dengan responden sebanyak 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan di BSMTC masih rendah. Sebanyak 73,33% responden tidak memenuhi standar disiplin kerja yang ditetapkan. Tingkat keterlambatan rata-rata karyawan mencapai 1,47 menit per hari, sementara absensi bulanan cukup tinggi dengan dampak negatif pada produktivitas, termasuk keterlambatan percetakan sertifikat dan pelayanan yang kurang maksimal terhadap peserta diklat. Motivasi dan semangat kerja ditemukan sebagai faktor utama yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kedisiplinan. Kesimpulannya, untuk mengatasi masalah kedisiplinan, BSMTC perlu menerapkan manajemen waktu yang efektif, memberikan pelatihan motivasi kerja, dan meningkatkan kontrol terhadap penerapan SOP. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pengelolaan SDM dalam organisasi serupa.
Copyrights © 2025