Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membentuk kepribadian siswa sejak usia dini, salah satunya melalui penanaman nilai gotong royong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dan hambatan yang dihadapi dalam membentuk karakter gotong royong siswa sekolah dasar, khususnya melalui pembelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan wawancara melalui g-form (secara daring) terhadap guru kelas 1 di SDN Bojong Kerta, yaitu Widyawati Erlianingsih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dalam menanamkan nilai gotong royong melalui kegiatan belajar kelompok, piket kelas, serta metode diskusi dan proyek kelompok dalam pembelajaran IPS. Guru juga menjadi teladan dalam membangun budaya gotong royong bersama guru lain dan pihak sekolah. Namun, terdapat hambatan seperti rendahnya inisiatif siswa dan keterbatasan pemahaman siswa kelas 1 tentang pembagian peran. Dukungan sekolah dan program pembiasaan seperti Jumsih serta fasilitas visual seperti poster turut memperkuat pembentukan karakter ini. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan implementasi nilai gotong royong sangat bergantung pada peran aktif guru, dukungan sekolah, serta strategi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan siswa.
Copyrights © 2025