Komunikasi interpersonal yang efektif memegang peranan krusial bagi keberhasilan perusahaan, terutama dalam menyampaikan pesan kepada karyawan. Efektivitas komunikasi tercapai ketika pesan diterima dan dipahami sesuai maksud aslinya, serta memicu respons positif. Namun, fenomena di lapangan sering kali menunjukkan bahwa kurangnya keterbukaan informasi dari pimpinan dapat menjadi sumber ketidakpuasan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi interpersonal pimpinan di PT. Khidmat El Kasab. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pimpinan PT. Khidmat El Kasab telah berupaya menerapkan komunikasi interpersonal yang efektif, yang diindikasikan oleh keterbukaan, empati, dukungan, rasa positif, dan kesetaraan. Upaya ini diwujudkan melalui kebijakan open door policy, transparansi informasi, pendekatan personal, pemberian apresiasi, dan fasilitasi diskusi partisipatif. Meskipun demikian, implementasi dari indikator-indikator komunikasi tersebut masih menunjukkan inkonsistensi dan persepsi yang tidak merata di kalangan karyawan. Hal ini menciptakan kesenjangan antara kebijakan pimpinan dan pengalaman yang dirasakan oleh sebagian karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun upaya komunikasi telah dilakukan, masih dibutuhkan konsistensi dalam penerapannya untuk memastikan efektivitas komunikasi secara menyeluruh.
Copyrights © 2025