Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami secara mendalam pola komunikasi yang berlangsung dalam komunitas tersebut. Teori konvergensi simbolik yang dikemukakan oleh Ernest Bormann menjadi kerangka utama dalam menganalisis bagaimana simbol dan komunikasi membentuk solidaritas serta efektivitas hubungan antar anggota klub. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan ketua dan beberapa anggota klub yang dipilih secara purposive untuk memberikan gambaran yang representatif mengenai dinamika komunikasi dalam komunitas ini. Penggunaan media sosial seperti WhatsApp dan Instagram mendukung kelancaran komunikasi, terutama bagi anggota yang berada di luar negeri atau tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan klub. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang diterapkan menggunakan pola komunikasi bintang, di mana setiap anggota memiliki hak yang sama untuk menyampaikan informasi dan pendapat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola komunikasi tersebut sangat efektif dalam membangun solidaritas, memperlancar komunikasi, dan meningkatkan kekompakan komunitas secara keseluruhan.
Copyrights © 2025