Kekerasan seksual di lingkungan pendidikan menjadi isu serius yang membutuhkan pendekatan sistemik dan preventif, khususnya di tingkat sekolah menengah. Artikel ini mendeskripsikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di SMA Ta’miriyah Surabaya, sebuah sekolah berbasis nilai-nilai Islam, melalui tiga program utama: pembuatan website Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), pelaksanaan seminar edukatif, dan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atas karya digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital, kesadaran hukum, serta membangun budaya sekolah yang aman dan responsif terhadap kekerasan seksual. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan dalam membentuk sistem perlindungan siswa berbasis teknologi dan nilai karakter religius. Artikel ini juga menyampaikan saran keberlanjutan program melalui pelibatan aktif sekolah dan kolaborasi dengan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025