Gastritis atau yang biasa disebut dengan maag ialah kondisi dimana lapisan dinding lambung (mukosa lambung) mengalami inflamasi atau peradangan Persentase dari angka kejadian gastritis di Indonesia menurut WHO adalah 40,8%. Angka kejadian gastritis pada beberapa daerah di Indonesia cukup tinggi dengan prevalensi 274,396 kasus dari 238,452,952 jiwa penduduk. Studi di Indonesia menyatakan 550 pasien yang melakukan pemeriksaan endoskopi, 44,7% diantaranya memiliki gastritis akut. Selain disebabkan oleh bakteri helicobacter pylori, gastritis ini juga bisa diakibatkan dari penyakit lain yaitu penggunaan obat NSAID (Nonsteroidal anti- inflammatory drug) seperti aspirin dan ibuprofen, konsumsi alkohol yang berlebihan, penggunaan kokain, stress fisik, dan merokok. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarat (PkM) ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam menambah pengetahuan terkait pola makan sehat untuk penderita gastritis. Metode yang digunakan dalam menganalisis data hasil kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif untuk melihat peningkatan pengetahuan masyarakat. Sampel atau responden dalam kegiatan ini merupakan perwakilan warga di kelurahan durensawit yang diambil menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 34 responden. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner pola makan sehat untuk penderita gastritis. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan sebanyak 12% responden berpengetahuan baik, 21% responden berpengetahuan cukup sebanyak dan sebanyak 67% responden berpengetahuan kurang. Setelah kegiatan penyuluhan dilakukan sebanyak 62% responden berpengetahuan baik, 23% responden berpengetahuan cukup sebanyak dan sebanyak 15% responden berpengetahuan kurang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penyuluhan yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pola makan sehat untuk penderita gastritis.
Copyrights © 2024