Manuju : Malahayati Nursing Journal
Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024

Persepsi Remaja Terhadap Pernikahan Dini di Desa Rancabango Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut

Sukmawati, Sukmawati (Unknown)
Nuraeni, Imel (Unknown)
Witdiawati, Witdiawati (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2024

Abstract

ABSTRACT The rate of early marriage in various countries continues to increase from year to year. Indonesia is a country with the number of early marriages, ranking 37th in the world. West Java is ranked second highest after South Kalimantan. Garut is one of the districts in West Java with the largest number of contributors to early marriage, especially in Ranbrango village, Tarogong Kaler subdistrict. Adolescents' perceptions influence and play an important role in the incidence of early marriage. This research aims to determine the description of young women's perceptions of early marriage. The research method used was descriptive with a quantitative approach, the sample of young women aged 16-19 years was 138 people. The research instrument uses a questionnaire related to adolescent perceptions designed by Winda Desi Aryanti (2018) with validity test results of 0.361 and reliability of 0.943 consisting of 10 cognitive questions, 10 affective questions and 10 conative questions. Univariate data analysis presented in frequency and percentage distribution tables. The research results show that most perceptions of cognitive aspects are in the understanding category (90.6%), affective aspects are in the supporting category (62.3%), and conative aspects are in the unfavorable category (66.7%). Even though perceptions in the cognitive aspect show that teenagers understand and have good knowledge, there are still some teenagers who have problems with several indicators of the perception aspect of early marriage, namely in the affective aspect teenagers support early marriage and in the conative aspect teenagers are less favorable towards early marriage. Intervention is needed from health workers to provide education regarding early marriage and the impact it has on teenagers, parents and society so that it is hoped that it can reduce and prevent early marriage. Keywords: Early Marriage,  Perception, Teenager  ABSTRAK Angka pernikahan dini di berbagai negara terus mengalami peningkat dari tahun ke tahun. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah  pernikahan dini peringkat ke 37 di dunia. Jawa Barat  menduduki peringkat ke dua tertinggi setelah Kalimantan selatan. Garut termasuk salah satu kabupaten di Jawa Barat dengan penyumbang pernikahan dini terbanyak, khususnya didesa Rancabango kecamatan Tarogong Kaler. Persepsi remaja berpengaruh dan berperan penting terhadap kejadian pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran  persepsi remaja putri  terhadap pernikahan dini. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, sampel remaja putri usia 16-19 tahun berjumlah 138 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner terkait persepsi remaja yang dirancang oleh Winda Desi Aryanti (2018) dengan hasil uji validitas 0,361 dan realibilitas 0,943 terdiri dari 10 pertanyaan kognitif, 10 pertanyaan afektif dan 10 pertanyaan konatif. Analisia data univariat yang disajika dalam tabel distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitan menunjukan persepsi aspek kognitif sebagian besar berada pada kategori paham (90,6%), aspek afektif berada pada kategori mendukung (62,3%), dan aspek konatif berada pada kategori kurang baik (66,7%). Meskipun persepsi pada aspek kognitif menunjukan remaja paham dan memiliki pengetahuan baik namun masih ditemukan beberapa remaja yang memiliki masalah pada beberapa indator aspek persepsi terhadap pernikahan dini yaitu pada aspek afektif remaja mendukung pernikahan dini dan aspek konatif remaja kurang baik terhadap pernikahan dini. Diperlukan intervensi dari tenaga kesehatan  untuk memberikan pendidikan terkait pernikahan usia dini beserta dampak yang ditimbulkan kepada remaja, orangtua, dan masyarakat sehingga  diharapkan dapat menurunkan dan mencegah terjadinya pernikahan dini. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Persepsi, Remaja Putri

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

manuju

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis ...