Al-quran merupakan kitab suci yang berisi pedoman-pedoman atau petunjuk bagi kehidupan manusia. Sebagai seorang muslim membacanya merupakan suatu ibadah yang bernilai pahala di sisi Allah SWT, yang mana setiap hurufnya akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Agar mampu membaca Al-quran dengan baik dan benar, maka diperlukan pembelajaran yang biasa disebut dengan BTQ (Baca Tulis Quran). Pembelajaran ini memiliki beberapa metode dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu metode yang paling populer digunakan di Indoneia dan negara-negara ASEAN adalah metode iqro’. Metode dengan menggunakan 6 jilid dalam pembelajarannya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatf dengan metode studi literatur. Artikel ini menunjukkan hasil bahwa metode iqra’ memiliki peranan dalam pembelajaran Baca Tulis Quran. Hasil dari penelitian ini sama dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Afwillah (2021), Rahmaniah (2019), serta Rudamen dan Enoh Nurani (2022). Sebaliknya bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan oleh Fariza Nur Anisa (2018), Yunita Furi & Chusnul Azhar (2020), serta Iqbal Fauzi (2017).
Copyrights © 2022