Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi indikator kinerja yang diterapkan pemerintah, tantangan yang dihadapi, serta alternatif kebijakan untuk meningkatkan ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pengumpulan data melalui wawancara dengan informan kunci dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan dokumentasi, seperti laporan resmi pemerintah. Nvivo 12 Plus dipilih sebagai alat untuk analisis data. Indikator kinerja yang ditetapkan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa menunjukkan pentingnya strategi komprehensif untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Temuan ini menggarisbawahi perlunya perhatian pada distribusi pangan yang merata, stabilitas harga baik di tingkat konsumen maupun produsen, serta pengelolaan cadangan pangan. Selain itu, Tantangan utama yang dihadapi pemerintah Kabupaten Gowa termasuk ketergantungan masyarakat yang tinggi pada beras sebagai sumber pangan utama, serta keterbatasan keterampilan masyarakat dan kurangnya penyuluh khusus ketahanan pangan. Selain itu, ada kekurangan infrastruktur untuk mendukung layanan ketahanan pangan, serta terbatasnya sumber daya manusia di pemerintah yang menghambat efektivitas pengelolaan dan implementasi program ketahanan pangan. Pemerintah perlu fokus pada diversifikasi pangan dan edukasi konsumsi, pengembangan keterampilan masyarakat, serta peningkatan infrastruktur dan dukungan regulasi untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan dan mendukung keberlanjutan sistem pangan di daerah.
Copyrights © 2025