Nagari Gauang berada di Kabupaten Solok merupakan salah satu produsen beras utama di Sumatera Barat, menghasilkan limbah sekam padi dalam jumlah besar sekitar 20-30% dari berat beras. Sayangnya, limbah ini sering kali hanya ditumpuk atau dibakar, yang merusak lingkungan. Namun, kulit padi sebenarnya mengandung banyak energi dan bahan berguna seperti silika, menjadikannya pilihan yang baik sebagai bahan bakar terbarukan. Untuk memanfaatkan potensi ini, program pemberdayaan masyarakat diadakan di Nagari Gauang untuk membantu kelompok tani dan warga setempat cara menjadikan sekam padi menjadi briket. Melalui presentasi dan pelatihan praktis, peserta mempelajari seluruh proses mulai dari pengeringan dan karbonisasi kulit padi hingga pembuatan dan penggunaan arang batok. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kesadaran tentang energi ramah lingkungan tetapi juga memberikan keterampilan baru kepada warga untuk menciptakan produk bernilai yang dapat meningkatkan penghasilan mereka. Secara keseluruhan, program ini memperkuat hubungan komunitas dengan energi berkelanjutan dan kewirausahaan lokal sambil mendorong praktik lingkungan yang lebih baik.
Copyrights © 2025