Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Seksi Konservasi Wilayah V dalam pengelolaan dan pengembangan Ijen UNESCO Global Geopark di Kabupaten Banyuwangi. Kawah Ijen sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan memiliki nilai ekologi, geologi, dan sosial ekonomi yang tinggi, sehingga diperlukan strategi konservasi yang tepat guna menjaga keberlanjutannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lapangan, dan studi dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah penjodohan pola (pattern matching), yang membandingkan pola temuan di lapangan dengan teori peran dalam pengelolaan kawasan konservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seksi Konservasi Wilayah V memiliki peran aktif dalam pengawasan kawasan melalui patroli rutin, penerapan regulasi konservasi, dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat lokal dan pemerintah daerah. Selain itu, upaya partisipatif juga dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat sebagai mitra konservasi dan pengelola wisata berbasis lingkungan. Inovasi dalam sistem pengelolaan wisata, seperti penerapan sistem booking online dan pengendalian kapasitas pengunjung, juga menjadi langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekologi dan ekonomi di Kawah Ijen. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa peran Seksi Konservasi Wilayah V sangat penting dalam memastikan keberlanjutan Kawah Ijen sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark. Namun, tantangan dalam hal keterbatasan sumber daya, koordinasi antar lembaga, serta peningkatan kesadaran masyarakat masih perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk memperkuat pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025