Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model komunikasi dan transparansi keuangan dalam pengelolaan keuangan di SMA Muhammadiyah 1 Semarang. Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh pentingnya komunikasi yang efektif dalam mendukung akuntabilitas keuangan sekolah, khususnya dalam sistem pembayaran digital. Pendekatan ini menerapkan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam bersama bendahara sekolah serta observasi mengenai sistem pencatatan keuangan yang digunakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kendala utama dalam pengelolaan keuangan sekolah adalah adanya keterlambatan konfirmasi pembayaran oleh orang tua maupun siswa, yang berdampak pada keterlambatan pencatatan dan penyusunan laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban. Komunikasi yang kurang optimal juga menjadi faktor penghambat transparansi keuangan. Meskipun sekolah telah melakukan digitalisasi pada sistem pembayaran guna mempermudah orang tua melakukan pembayaran, hasil studi ini menekankan pada pentingnya penguatan komunikasi dua arah dan integrasi notifikasi otomatis sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi dan kepercayaan publik terhadap tata kelola keuangan sekolah.
Copyrights © 2025