Secara nasional, biaya pendidikan di Indonesia tergolong tinggi, tetapi mutu pendidikannya masih belum memadai. Penggunaan dana pendidikan tidak akan efektif dalam mencapai tujuan apabila pengelolaannya tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembiayaan dalam meningkatkan mutu sekolah di SMA Negeri 12 Semarang. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan jenis studi kasus. Objek penelitian yaitu bendahara BOP dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, serta dianalisis dengan teknik tringulasi yang mencakup pengumpulan, reduksi, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Perencanaan pembiayaan meliputi alokasi biaya untuk pelatihan guru, pemeliharaan fasilitas sekolah, kegiatan akademik dan non akademik siswa, dan program pengembangan karakter. 2) Pelaksanaan Pembiayaan pendidikan berasal dari BOS dan BOP yang dikelola melalui RKAS berdasarkan jumlah siswa. Dana dialokasikan untuk pelatihan guru, peningkatan fasilitas, dan kegiatan siswa tanpa membebani biaya. 3) Evaluasi pembiayaan dilakukan melalui audit internal dan eksternal, laporan berkala, verifikasi dokumen, dan rapat pertanggungjawaban. Semua pengeluaran wajib didukung bukti fisik. Hasil evaluasi digunakan untuk perbaikan kebijakan keuangan dan peningkatan mutu pendidikan.
Copyrights © 2025