Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan servis panjang dalam permainan bulutangkis pada atlet PB To Mm Kabupaten Ngawi tahun 2025. Servis panjang merupakan teknik dasar yang penting dalam permainan tunggal karena dapat menekan lawan ke area belakang lapangan. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan kendala seperti kurangnya akurasi dan konsistensi. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah 22 atlet berusia 11–15 tahun di PB To Mm, terdiri dari 13 atlet putra dan 9 atlet putri. Instrumen penelitian berupa tes servis panjang dengan menilai ketepatan shuttlecock yang masuk ke dalam area target. Data dianalisis secara deskriptif dengan pengkategorian hasil berdasarkan presentase ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan servis panjang secara umum masih didominasi oleh kategori “Cukup” sebesar 31,81% dan “Kurang” sebesar 36,36%. Sementara itu, atlet yang mencapai kategori “Baik” dan “Baik Sekali” berjumlah 31,81%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan servis panjang atlet PB To Mm masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal konsistensi dan akurasi teknik pukulan. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih efektif.
Copyrights © 2025