Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana strategi digital dapat membantu bisnis tradisional tetap kompetitif dalam ekonomi digital yang terus berkembang, dengan fokus pada studi kasus toko furnitur tradisional milik Bapak Harno di Kabupaten Tuban. Bisnis yang selama ini bergantung pada teknik pemasaran tradisional dan pelanggan tetap menghadapi kendala baru karena adanya pergeseran perilaku konsumen terhadap platform digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk menyoroti kontribusi generasi muda dalam mengubah bisnis milik keluarga menjadi entitas digital. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa inisiatif sederhana, seperti memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook dan WhatsApp untuk beriklan, mengembangkan katalog daring, dan terlibat aktif dengan pelanggan, dapat meningkatkan aksesibilitas pasar, mempercepat proses pembelian, dan mengangkat reputasi bisnis. Partisipasi aktif anak-anak Bapak Harno memainkan peran penting dalam keberhasilan penerapan strategi digital ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi antar generasi dan adopsi perangkat digital secara bertahap sangat efektif dalam memastikan keberlangsungan dan pertumbuhan bisnis tradisional di dunia saat ini. Lebih jauh lagi, studi ini menyoroti pentingnya pelatihan teknologi dasar dalam komunitas sebagai langkah mendasar menuju pembinaan adaptasi digital yang inklusif.
Copyrights © 2025