Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki fenomena kekerasan seksual yang dialami oleh perempuan penyandang disabilitas, serta memahami kebutuhan mereka akan dukungan psikososial dalam lingkungan keluarga. Perempuan dengan disabilitas adalah kelompok yang rentan dan sering kali menghadapi perlakuan diskriminatif serta kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan seksual. Sayangnya, isu ini masih kurang mendapatkan perhatian yang seharusnya. Dalam penelitian ini, kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari berbagai jurnal, laporan LSM, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan penyandang disabilitas menghadapi berbagai tantangan, seperti stigma sosial, ketergantungan pada orang lain, dan kurangnya akses terhadap layanan pemulihan. Dalam konteks konseling keluarga, dukungan psikososial dari lingkungan terdekat terutama keluarga sangat penting dalam proses pemulihan korban. Kami berharap studi ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan layanan konseling keluarga yang inklusif, responsif gender, dan mendukung penyandang disabilitas.
Copyrights © 2025