Pengeluaran pemerintah daerah memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan wilayah secara merata dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh inflasi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dan ekspor terhadap pengeluaran pemerintah di Provinsi Sumatera Utara selama kurun waktu 2001 hingga 2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi 'Sumatera Utara Dalam Angka' yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi Ordinary Least Squares (OLS), yang mampu menunjukkan hubungan antara variabel independen dan variabel dependen secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga variabel yakni inflasi, PDRB, dan ekspor berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran pemerintah daerah. Namun, dalam pengujian parsial, hanya PDRB dan ekspor yang terbukti berpengaruh signifikan, sementara inflasi tidak memiliki pengaruh yang berarti. Nilai koefisien determinasi (R-squared) sebesar 97,79% mencerminkan bahwa sebagian besar variasi dalam pengeluaran pemerintah dapat dijelaskan oleh variabel-variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya penyusunan kebijakan ekonomi daerah yang berfokus pada peningkatan output ekonomi dan daya saing ekspor, serta perlunya pengendalian inflasi agar pengeluaran pemerintah lebih tepat sasaran dalam rangka mendorong pembangunan daerah dan pelayanan publik yang berkualitas dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025