Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku tidak etis penumpang PT KAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PT KAI merespons perilaku tidak etis penumpang, khususnya dalam kasus viral di media sosial seorang pria yang berswafoto di toilet kereta api. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus di PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Fokus utama adalah pada penerapan strategi manajemen konflik dan pengelolaan stres organisasi dalam menghadapi tekanan publik, media, dan stakeholder internal. Data diperoleh melalui observasi media sosial dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Kereta Api Indonesia merespons perilaku tidak etis penumpang yang viral di media sosial dengan strategi manajemen konflik akomodatif dan komunikasi krisis yang responsif. Organisasi memilih tidak konfrontatif, tetapi menekankan edukasi etika publik melalui media sosial resmi seperti instagram dan X. PT KAI mampu menjaga citra institusi dan stabilitas internal melalui pendekatan komunikasi adaptif, penguatan pengawasan, serta konsistensi antara respons digital dan tindakan nyata di lapangan.
Copyrights © 2025