Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana gaya komunikasi yang digunakan oleh akun TikTok @aldila.aap dapat berfungsi sebagai sarana edukasi kesehatan mental yang efektif bagi remaja. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana bentuk komunikasi digital yang bersifat empatik, bersifat personal, dan mengandalkan aspek visual mampu menjalin kedekatan emosional antara pembuat konten dan audiensnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik analisis isi terhadap video dan respons berupa komentar yang muncul pada sejumlah konten yang dipilih selama waktu observasi tertentu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa gaya komunikasi yang simpel, mendukung, dan sesuai dengan pengalaman remaja berhasil meningkatkan keterlibatan penonton sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental. Konten yang disusun dengan narasi positif, visual yang menenangkan, serta gaya penyampaian yang apa adanya berhasil menciptakan ruang aman secara digital yang mengakomodasi emosi remaja. Komunikasi yang dilakukan tanpa nada menggurui dan berdasar pada pengalaman sehari-hari turut membangun kepercayaan diri, keberanian untuk mengungkapkan permasalahan pribadi, serta dorongan untuk membentuk kebiasaan mental yang lebih sehat. Temuan ini berkontribusi dalam memperluas pemahaman tentang praktik komunikasi kesehatan melalui media sosial, dan menyarankan agar strategi serupa diterapkan secara berkelanjutan dalam kampanye edukatif yang menyasar generasi muda
Copyrights © 2025