Penelitian ini bertujuan mengkaji naskah drama “Kartini Berdarah” dengan pendekatan feminisme melalui metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama perempuan menghadapi tekanan sosial yang kuat dan merespons ketidakadilan gender melalui sikap kritis terhadap stereotip, penolakan atas kekerasan, serta keberanian mengorbankan cinta. Nilai-nilai emansipasi juga diangkat sebagai warisan penting yang terus dijaga. Dukungan sesama perempuan digambarkan sebagai sumber kekuatan emosional yang membangun kesadaran diri. Selain itu, perjuangan perempuan lintas generasi tercermin melalui perenungan batin dan simbol-simbol perlawanan yang menyentuh, menggambarkan upaya untuk melawan ketimpangan sosial secara mendalam. Drama ini tidak hanya menggambarkan realitas yang dihadapi perempuan masa kini yang masih dibatasi oleh dominasi budaya patriarki, tetapi juga menekankan pentingnya kesadaran akan sejarah perjuangan hak-hak perempuan. Oleh karena itu, karya ini menjadi bentuk ekspresi sastra yang mewakili suara perempuan serta mengajak untuk membangun solidaritas dan memperkuat jati diri perempuan dalam melawan ketidakadilan.
Copyrights © 2025