Perusahaan harus dapat mengatasi segala permasalahan yang timbul dari kegiatan operasional, termasuk terkait pengelolaan aset diantaranya kas. Setiap perusahaan perlu memiliki sistem pengendalian yang efektif untuk dapat mencapai tujuan utama perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem pengendalian internal atas alur kas (Cash flow) pada PT BP Cabang Surabaya sudah berjalan dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan pengendalian internal atas arus kas PT BP Cabang Surabaya telah memenuhi komponen COSO, namun terdapat kekurangan yaitu adanya perangkapan tugas antara fungsi pencatatan dan fungsi kasir yang dikerjakan oleh satu sumber daya manusia yang sama. Terdapat juga temuan berupa selisih kas yang terjadi di setiap bulannya. Saran penulis bagi perusahaan kedepannya terdapat pemisahan tugas antara fungsi pencatatan dan fungsi kasir. Melakukan sampling atas transaksi yang telah diproses dan melakukan pengawasan secara berkala untuk mengoptimalkan pengendalian internal dan meminimalkan risiko kerugian.
Copyrights © 2025