Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan faktor faktor dari politik seksual pada naskah monolog “Wanci” karya Imas Sobariah. Drama ini menampilkan seorang tokoh perempuan yang berada dalam perjuangan keras untuk melepaskan diri dari belenggu dan lingkaran hidup yang telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Tokoh ini berusaha mencari kebebasan dan keadilan bagi dirinya sendiri, tetapi kenyataan takdir sering kali tampak tidak memihak. Pada akhirnya, ia harus menerima kenyataan pahit bahwa segala usaha dan perjuangannya gagal mengubah nasib yang sudah ditakdirkan dan, dalam proses tersebut, ia kehilangan segala sesuatu yang selama ini ia miliki. Cerita ini bukan hanya tentang perjuangan seorang perempuan, tetapi juga mengangkat berbagai faktor yang berhubungan dengan politik seksual yang mempengaruhi jalan hidupnya. Kerangka kerja pada penelitian ini dimulai dari Teknik metode penelitian dan pembahasan isi. Data penelitian didapatkan melalui pembacaan yang intensif sehingga pembaca mampu memahami konteks secara menyeluruh, selanjutnya mengambil kutipan penting dari penelitian, kemudian dikelompokan pada setiap poin yang relevan. Temuan penelitian menunjukkan faktor-faktor politik seksual yang terjadi dalam naskah monolog “Wanci” karya Imas Sobariah adalah (1) Ideologis, (2) Biologis, (3) Sosiologis, (4) Kelas, (5) Ekonomi dan Pendidikan, (6) Paksaan, (7) Mitos dan Agama, dan (8) Psikologis. Hasil penelitian ini menghasilkan faktor-faktor politik seksual pada naskah drama “Wanci’ karya Imas Sobariah.
Copyrights © 2025