Pencatatan debit air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di kota Samarinda dilakukan secara manual sehingga seringkali data penggunaan debit air tidak sinkron. Kestabilan tekanan air PDAM tidak terukur sehingga menyebabkan kerusakan alat rumah tangga seperti pemanas air mandi dan mesin cuci otomatis. Untuk mengatasi masalah ini, pada penelitian ini dibuat AUSWACO (Automatic Smart Water Control) Alat ini menggunakan sensor aliran air YF-B1 digunakan untuk mengukur aliran air yang kemudian diubah menjadi sinyal kontrol untuk mengatur pompa air. Data aliran dalam satuan m/s digunakan sebagai acuan untuk pengaturan tekanan. Ketika pompa utama mati, pompa kedua otomatis aktif untuk mencegah fluktuasi tekanan. Sistem ini menggunakan PWM motor untuk mengontrol aliran air sesuai aturan fuzzy yang telah ditentukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam menjaga tekanan air yang stabil, memberikan solusi bagi pengguna air bersih yang memerlukan tekanan konstan. Dari perbandingan perhitungan manual dan MATLAB, diperoleh nilai akurasi sebesar 2.53% dan nilai error sebesar 2.60%.
Copyrights © 2025