Penelitian ini menganalisis distribusi dan perubahan Total Fertility Rate (TFR) dan Infant Mortality Rate (IMR) di Kalimantan Tengah selama 2020-2025 berdasarkan data proyeksi SP2020. Hasilnya menunjukkan penurunan rata-rata TFR dari 2.29 menjadi 2.23, dan IMR dari 18.02 menjadi 15.91, mencerminkan keberhasilan program keluarga berencana dan layanan kesehatan. Variasi TFR antar kabupaten/kota relatif kecil, sementara IMR menunjukkan ketimpangan yang lebih besar, dengan beberapa wilayah seperti Kotawaringin Timur dan Barito Timur mencatat penurunan signifikan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan layanan kesehatan di wilayah dengan IMR tinggi, penguatan program keluarga berencana, dan monitoring berbasis data untuk memastikan pemerataan pembangunan kesehatan.
Copyrights © 2024