Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan bahan lokal Indonesia dalam mendukung inovasi kuliner modern, khususnya pada sektor pariwisata dan UMKM. Ubi Cilembu dikenal memiliki rasa manis alami dan tekstur lembut, sementara kayu manis memiliki aroma khas serta manfaat kesehatan. Namun, kedua bahan tersebut belum banyak dimanfaatkan secara maksimal dalam produk makanan dan minuman modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovatif berupa muffin, cookies, dan cilatte dengan memanfaatkan ubi Cilembu dan kayu manis sebagai bahan dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan kualitatif dan kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner kepada 30 responden. Data sekunder diperoleh melalui literatur terbaik teori pariwisata, kuliner, pengolahan makanan, kemasan, dan bauran pemasaran. Proses penelitian meliputi perumusan resep, uji coba produk, perbaikan formulasi, perancangan kemasan, dan pelaksanaan event launching “Autumn Spice” yang dihadiri 34 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga produk dapat diterima dengan baik oleh konsumen. Sebanyak 75% responden menilai produk layak dipasarkan, dengan muffin memperoleh penilaian paling tinggi dari segi rasa dan tekstur. Cookies mendapat apresiasi pada kerenyahan, sedangkan cilatte dianggap unik dan berbeda dari minuman kopi pada umumnya. Dari sisi ekonomi, pelaksanaan event menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 795.770. Kesimpulannya, pemanfaatan ubi Cilembu dan kayu manis dalam inovasi pengolahan makanan dan minuman terbukti mampu menghasilkan produk yang kreatif, bernilai jual, dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut pada skala industri maupun UMKM.
Copyrights © 2025