Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis PMRI dengan konteks NTT untuk meningkatkan literasi numerasi peserta didik. Penelitian ini mengacu pada model 4D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang efektivitas modul PMRI berbasis budaya lokal dari berbagai sudut pandang, baik yang bersifat numerik maupun naratif. Tahapan penelitian tahap define, yakni menganalisis kurikulum yang berlaku dan menganalisis kebutuhan siswa. Tahap design yakni desain produk, meliputi substansi dan layout. Tahap develop, validasi oleh ahli untuk mengevaluasi kelayakan produk yang dikembangkan sebelum diujicoba kepada subjek sesungguhnya. Selanjutnya adalah tahap disseminate yakni penyebaran dengan melakukan uji coba produk. Uji coba dilakukan pada siswa kelas VII yang dipilih secara acak. Hasil rata-rata kemampuan literasi numerasi siswa pada saat pretest yakni 43,86. Nilai tersebut meningkat dilihat dari rata-rata kemampuan literasi numerasi pada post test yakni 86,70. Hal ini menunjukkan modul berbasis PMRI menggunakan konteks budaya lokal dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa.
Copyrights © 2025