Pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi aspek penting dalam mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan menciptakan peluang usaha mandiri. Artikel ini membahas implementasi pendekatan Design Thinking dengan menggunakan platform Miro dalam pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMKN 7 Denpasar. Pelatihan difokuskan pada tiga tahapan utama Design Thinking, yaitu Definisi Masalah, Ideasi, dan Prototipe, dengan tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa dalam merancang solusi bisnis inovatif. Sebanyak 27 siswa dibagi dalam beberapa kelompok untuk menganalisis studi kasus, menghasilkan ide-ide kreatif, serta mengembangkan prototipe solusi bisnis menggunakan fitur interaktif Miro. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep kewirausahaan dan kemampuan praktis siswa dalam mengaplikasikan strategi bisnis yang relevan dan berkelanjutan. Penggunaan Miro memfasilitasi kolaborasi secara real-time dan visualisasi ide yang efektif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan kontekstual. Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan kompetensi kewirausahaan secara aplikatif. Dengan demikian, integrasi Design Thinking dan teknologi digital seperti Miro berpotensi menjadi model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa SMK di era digital saat ini.
Copyrights © 2025