Tujuan dari suatu pendidikan adalah memanusiakan manusia, dengan desain output pendidikan adalah kecerdasan secara holistik. Seseorang yang memiliki kecerdasan holistik, maka dipastikan akan mampu melakukan berbagai hal termasuk menyelesaikan masalah dengan baik dan benar. Dalam pendekatan pendidikan sosial dan budaya, maka kecerdasan holistik dapat ditinjau dari pendekatan moderasi beragama yang didalamnya memuat nilai-nilai moderasi beragama. Adapun masalah yang ditemukan di Kelurahan Lion Tondok Iring adalah banyaknya anak sekolah Tingkat Dasar yang belum menunjukkan sikap yang tidak cerdas secara holistik. Dalam pergaulan setiap hari, mereka mengkotak-kotakkan diri mereka dan tidak mau berbaur erat dengan semua orang, dari segi kesehatan, kepedulian terhadap kesehatan fisik dan reproduksi masih sangat kurang. Adapun solusi yang kami tawarkan dalam kegiatan pengabdian adalah mengangkat budaya local yang sedang disenangi pada saat ini yaitu tari untuk diedukasi nilai-nilai moderasi beragama yang ada di dalamnya dari segi spiritual dan sosial emosi. Selain itu,dari segi kesehatan fisik dan reproduksi maka akan diberikan penyuluhan kesehatan reproduksi serta melakukan pengukuran tinggi serta berat badan. Dengan menggunakan Metode PARÂ Participatory Action Research (PAR) adalah metode riset yang dilaksanakan secara partisipatif. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Tim akan lansung terjun ke lapangan untuk mengimplementasikan pendekatan moderasi beragama dengan harapan bahwa setiap anak akan memiliki kecerdasan secara holistik. Dari kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa dengan pengimplementasian nilai pendidikan dan budaya dalam moderasi beragama, memberikan dampak bagi kecerdasan holistik anak
Copyrights © 2024