Pendidikan saat ini menghadapi kompleksitas dengan tuntutan agar siswa mengembangkan keterampilan abad ke-21. Guru di sekolah dasar, sebagai pemimpin utama dalam pembentukan pondasi pendidikan, mungkin belum sepenuhnya siap mengintegrasikan keterampilan tersebut dalam pembelajaran sains. Tantangan termasuk pemahaman konsep sains modern, penggabungan keterampilan abad ke-21, dan motivasi siswa. Keterbatasan akses terhadap sumber daya sains juga menjadi hambatan dalam menciptakan pembelajaran interaktif. Kegiatan pendampingan literasi sains bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran sains dan mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 pada siswa. Dengan pendampingan intensif, diharapkan guru dapat mengatasi hambatan dalam mengajar sains, meningkatkan pemahaman dan minat siswa, serta menciptakan pembelajaran yang lebih relevan dan menarik. Kegiatan ini mendukung MBKM melalui partisipasi mahasiswa sebagai agen perubahan yang memberikan wawasan baru dan membantu guru. Ini juga memungkinkan mahasiswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan perguruan tinggi secara praktis di sekolah dasar. Fokus pada pemberdayaan guru untuk mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 diharapkan menciptakan perubahan signifikan dalam pendidikan dasar, meningkatkan kualitas pengajaran sains, dan mempersiapkan siswa menghadapi masa depan yang kompleks
Copyrights © 2024