Pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia, menghadapi tantangan signifikan di Era Society 5.0 yang menekankan integrasi teknologi dan kompleksitas global. Artikel ini mengkaji manajemen pendidikan di Pondok Pesantren Miftahunnajah Lamongan, Serang, fokus pada adaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian kepustakaan, penelitian ini menyoroti pentingnya penggunaan teknologi, adaptasi generasi milenial, manajemen adaptif, pengembangan kepribadian Muslim, dan pelatihan guru sebagai strategi untuk meningkatkan relevansi dan kontribusi pesantren dalam pendidikan karakter di Era Society 5.0. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana pesantren dapat mempertahankan nilai-nilai tradisional sambil mengadopsi inovasi modern dalam pendidikan.
Copyrights © 2024