Berdasarkan hasil observasi dan wawancara diketahui belum adanya asesmen pramuka terintegrasi dengan profil pelajar Pancasila, kurangnya pengetahuan pembina pramuka dengan model ADDIE, asesmen belum divalidasi dengan model rasch. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil analisis kebutuhan instrumen, kategori kelayakan instrumen bernalar kritis melalui kegiatan pramuka. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D) dengan tiga tahapan yaitu Analysis, Design, dan Development. Desain uji coba terdiri dari uji validitas isi dan psikometri oleh para ahli dan dianalisis dengan formula Aikens. Sedangkan validitas konstruk dianalisis dengan Rasch model. Hasil penelitian menunjukkan (1) Siswa memiliki kemampuan berpikir kritis (2) Instrumen bentuk pilihan ganda, layak digunakan. Instrumen dianalisis dengan indeks Aikens. Hasil analisis dengan Rasch model yaitu tiga butir soal mudah, tujuh butir soal sedang, tidak terdapat butir asesmen sulit (3) mayoritas siswa SMP Negeri 2 Randudongkal memiliki kemampuan bernalar kritis kategori sedang, hanya terdapat dua siswa memiliki kemampuan tinggi, dan empat orang berkriteria rendah
Copyrights © 2024