Keterampilan memasak di PPA menjadi bagian tidak terlepaskan dari pembelajaran yang dilaksanakan di PPA termasuk di PPA Air Hidup IO 935 di Surakarta. Keterampilan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dengan bekal Kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sejauh mana peningkatan keterampilan fisik memasak menggunakan metode Experiential Learning pada peserta didik PPA usia besar. Penelitian Kaji Tindak model Kemmis & Mc Taggar dengan 2 siklus. Sampel penelitian ini adalah murid kelompok usia besar. Teknik pengumpulan data digunakan lembar tes, lembar observasi dan angket. Instrument yang digunakan adalah skala unjuk kerja guna mengukur keterampilan memasak di PPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif guna mengukur keefektifan metode Experiential Learning yang diimplementasikan di kelas besar PPA. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah bahwa metode Experiential Learning mampu meningkatkan keterampilan memasak. Berdasarkan hasil tersebut, maka bisa dipastikan bahwa metode pembelajaran Experiential Learning efektif jika diterapkan di PPA pada praktik Fisik, terkhusus memasak
Copyrights © 2024