Pelaksanaan Program IEP di Indonesia menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif, dengan perkembangan signifikan dan peningkatan partisipasi serta kerja sama semua pihak dalam penyusunan Program Pembelajaran Individual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa program IEP dapat mengakomodasi perbedaan individu, atau program pembelajaran berdasarkan gaya, kekuatan dan kebutuhan khusus anak dalam belajar sehingga dapat mengoptimalkan potensi siswa dalam proses belajar dan pendidikan. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kualitatif Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini sekunder dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, dan laporan penelitian. Studi sastra disebut sebagai penelitian perpustakaan atau penelitian literatur. Keterbatasan kegiatan ini hanya berujung pada produksi artikel, jurnal dan koleksi perpustakaan tanpa perlu riset lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah penelitian ini memiliki beberapa implikasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan inklusif di Indonesia. Pertama, upaya intensif perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran guru dan tenaga kependidikan tentang pentingnya IEP. Kedua, perlu dikembangkan sumber daya dan infrastruktur yang memadai untuk mendukung pelaksanaan IEP. Ketiga, perlu dilakukan evaluasi dan pengawasan yang efektif untuk memastikan bahwa IEP dilaksanakan dengan benar dan efektif. Guru harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menilai kemampuan akademik dan non akademik, merumuskan program pembelajaran individu, dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.
Copyrights © 2024