Setiap pekerja yang bekerja di perkantoran umumnya akan bekerja duduk di depan komputer setiap harinya. Pada posisi kerja duduk yang tidak sesuai dapat menyebabkan posisi kerja yang membungkuk sehingga meningkatkan risiko nyeri pada daerah punggung. Berdasarkan pengambilan data awal di LKP HLC belum pernah diberikan pengetahuan ergonomi tentang sikap kerja duduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelatihan ergonomi terhadap sikap kerja duduk. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan Quasy Experiment. Sampel dari penelitian ini yaitu karyawan PT Medikaloka Pendidikan dan Pelatihan dengan besar sampel 10 responden. Alat ukur yang digunakan adalah lembar observasi REBA. Uji statistik yang dgunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata – rata sikap kerja duduk sebelum diberikan pelatihan (pre-test) yaitu 9,40 dan nilai rata nilai rata – rata sikap kerja duduk setelah diberikan pelatihan (post-test) yaitu 7. Hasil uji statistik menggunakan Wilcoxon diperoleh nilai Sig 0,006 < 0,05, artinya pelatihan ergonomic berpengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Pelatihan ergonomic memiliki pengaruh terhadap sikap kerja duduk karyawan. Diharapkan setelah penelitian ini karyawan dapat menerapkan sikap kerja duduk yang ergonomic selama bekerja dan membagikan pengetahuan yang sudah diperoleh kepada rekan – rekan kerja lainnya yang belum terpapar dengan informasi terkait sikap kerja duduk. Keywords: Ergonomics Training, Work Attitudes
Copyrights © 2024