Studi ini bertujuan memahami konsep dasar pengukuran density menggunakan hidrometer berdasarkan prinsip Archimedes, serta mampu mengukur dan membandingkan density berbagai produk migas seperti bensin, solar, avtur, dan minyak mentah. Metode pengukuran densitas dapat mempengaruhi nilai API gravity yang dihasilkan. Misalnya, jika densitas minyak diukur pada suhu yang berbeda, hasilnya dapat bervariasi, dan ini akan mempengaruhi nilai API gravity. Peralatan yang digunakan antara lain hidrometer standar, termometer ASTM, constant-temperature bath, serta alat bantu seperti magnetic stirrer, hot plate. Bahan yang digunakan adalah Pertadex dan garam sebagai tambahan. Dari studi yang dilakukan, disimpulkan beberapa faktor memengaruhi sifat fisik produk migas. Pertama, hasil pengukuran menunjukkan bahwa density produk migas meningkat seiring dengan penurunan suhu, baik pada sampel Pertadex murni maupun Pertadex yang dicampur dengan 10 gram garam. Kedua, penambahan 10 gram garam pada Pertadex menyebabkan sedikit peningkatan density dan penurunan API gravity, yang menunjukkan bahwa meskipun ada perubahan, sifat utama bahan bakar tetap tidak terlalu terpengaruh, meskipun garam membuat produk lebih padat. Ketiga, penggunaan hidrometer terbukti efektif dalam mengukur density dengan hasil yang konsisten, didukung oleh koreksi suhu dan interpolasi specific gravity menggunakan tabel acuan ASTM, yang memastikan keakuratan pengukuran. Secara keseluruhan, metode yang diterapkan dalam penelitian ini menghasilkan data yang valid
Copyrights © 2025