Komposit merupakan material yang terdiri dari satu atau beberapa serat serta matriks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbandingan fraksi volume antara serat daun nanas dan serat sabut kelapa bermatriks epoxy terhadap sifat mekanik komposit yang ditinjau dari pengujian tarik.Pencetakan komposit dilakukan dengan mencampurkan serat daun nanas 20% : serat sabut kelapa 10% : 70% resin epoxy, serat daun nanas 15%: serat sabut kelapa 15% : 70% resin epoxy , serat daun nanas 10% : serat sabut kelapa 20% : 70% resin epoxy, dengan susunan serat acak menggunakan metode hand lay up. Analisa sifat mekanik dari pengujian tarik berstandarkan ASTM D638 TYPE 1. Dari hasil data pengujian tarik diperoleh nilai kekuatan tegangan tarik dan regangan tarik terbesar terletak pada variasi fraksi volume serat daun nanas 20% : serat sabut kelapa 10% : 70% resin epoxy dengan nilai kekuatan tegangan tarik rata-rata sebesar 34,61 N/mm2 dan kekuatan regangan tarik rata-rata sebesar 1,71% , sedangkan untuk nilai kekuatan tegangan tarik terendah terletak pada variasi fraksi volume serat daun nanas 10% : serat sabut kelapa 20% : resin epoxy 70% dengan nilai kekuatan tegangan tarik rata – rata sebesar dan untuk nilai regangan tarik terendah terletak pada variasi fraksi volume serat daun nanas 15%: serat sabut kelapa 15%: resin epoxy 70% dengan nilai kekuatan regangan tarik rata-rata sebesar 1,36%. Berdasarkan data pengujian tarik tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin banyak persentase serat daun nanas pada komposit hybrid serat daun nanas dan serat sabut kelapa bermatriks epoxy maka kekuatan tarik dan bendingnya semakin meningkat.
Copyrights © 2024