Dusun Karas, kaya akan warisan budaya, menghadapi tantangan modernisasi yang berdampak pada nilai-nilai tradisional, terutama kepercayaan dino geblak. Generasi muda yang terbiasa dengan gaya hidup modern mulai kehilangan minat terhadap tradisi ini. Penelitian menggunakan metode studi kasus untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antara modernisasi dan perubahan kepercayaan pada generasi muda. Generasi tua masih mempertahankan tradisi, sementara generasi muda memiliki sikap beragam. Perkembangan teknologi dan kurangnya transfer pengetahuan dari generasi tua berkontribusi pada situasi ini. Masyarakat berupaya mempertahankan tradisi melalui pertemuan sesekali. Meskipun modernisasi memperkenalkan teknologi yang dapat membantu pelestarian tradisi, seperti media sosial, generasi muda belum memanfaatkannya untuk tujuan ini. Kurangnya pengetahuan mendalam tentang tradisi pada generasi muda disebabkan oleh ketidakaktifan orang tua dalam memperkenalkan budaya dan dampak modernisasi. Diperlukan upaya kolaboratif antara generasi tua dan muda untuk melestarikan tradisi dino geblak.
Copyrights © 2025