Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengembangan mutu program Tahfizh Al-Qur’an di SDMu Sang Pencerah Metro serta dampaknya terhadap hafalan siswa pada Tahun Ajaran 2024/2025. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan mutu program Tahfizh di SDMu Sang Pencerah Metro dilakukan melalui integrasi kurikulum nasional dan keagamaan, penerapan metode talaqqi dan murojaah, serta pemanfaatan teknologi digital. Faktor pendukung utama meliputi komitmen manajemen sekolah, profesionalisme guru tahfizh, dan dukungan orang tua. Sementara itu, faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, variasi kemampuan kognitif siswa, serta sarana pembelajaran yang belum optimal. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hafalan siswa, penguatan karakter Qur’ani, dan terbentuknya budaya sekolah yang religius. Penelitian ini juga mengembangkan model Q-HIT (Qur’anic Holistic Integrated Tahfizh) sebagai kerangka konseptual pengembangan mutu yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan spiritual
Copyrights © 2025