Tingginya angka penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung dan stroke di Indonesia banyak dipicu oleh kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia). Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan penerapan gaya hidup sehat menjadikan edukasi kesehatan sebagai salah satu strategi promotif yang penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya pasien di Klinik Utama Karya Medika Towuti yang mayoritas merupakan karyawan perusahaan tambang, mengenai bahaya kolesterol tinggi serta pentingnya pencegahan sejak dini. Metode yang digunakan berupa kelas edukasi kesehatan dengan penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Sebanyak 17 orang mengikuti kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta, dari 50,0 pada pre-test menjadi 79,35 pada post-test (peningkatan ±58,7%). Selain itu, 41,2% peserta mencapai kategori nilai >80 setelah edukasi, dibandingkan 0% sebelum kegiatan. Peserta juga menyatakan minat untuk mengubah perilaku dengan memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, istirahat, dan pengelolaan stres. Kegiatan ini berdampak positif tidak hanya bagi individu peserta, tetapi juga bagi mitra pelaksana. Bagi karyawan, kegiatan ini meningkatkan kesadaran kesehatan; bagi klinik, memperkuat layanan promotif-preventif; dan bagi perusahaan, mendukung produktivitas sekaligus menekan biaya kesehatan akibat penyakit terkait kolesterol. Program edukasi interaktif “Kenali Kolesterol Kendalikan Sejak Dini” terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hiperkolesterolemia. Program serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan kolaborasi antara klinik, perusahaan, dan masyarakat sekitar.
Copyrights © 2025