Usaha Mikro,Kecil dan Menegah pada tahun 2025 menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia, tidak hanya sebagai penyelamat di masa krisis, tetapi juga sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal. Dukungan kebijakan, inovasi, digitalisasi, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar UKM mampu naik kelas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. Dari hasil kajian, maka diperoleh beberapa masalah yang dihadapi oleh UKM di Kabupaten Rote Ndao antara lain yaitu; modal, pemasaran, sumber daya manusia dan peralatan produksi. Berkaitan dengan berbagai masalah yang dihadapi UKM di Kabupaten Rote Ndao, maka diperlukan strategi untuk mengatasinya. Untuk mengembangkan UMKM tentu saja tidak hanya dibebankan pada UKM sendiri namun harus memperoleh dukungan dari pihak lain, dalam hal ini yang memiliki wewenang adalah Dinas Koperasi, Umkm, Perindustrian Dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Rote Ndao. Beberapa strategi yang diterapkan oleh Disperindag kepada para UKM di Kabupaten Rote Ndao yaitu; (1) penciptaan iklim usaha yang baik dengan menggunakan program pemberdayaan skill dan teknologi, (2) sistem pemasaran bersama yang diberikan oleh Koperindag melalui pameran tingkat lokal, regional dan tingkat nasional.
Copyrights © 2025