Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Vol 3, No 5 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

KRITERIA DAN INDIKATORPENETAPAN ZONASI TAMAN NASIONAL BUKIT TIGAPULUH

Rozza Tri Kwatrina (Puslitbang Hutan)
Abdullah Syarief Mukhtar (Puslitbang Hutan)



Article Info

Publish Date
05 Mar 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rumusan kriteria dan indikator yang tepat dalam penetapan zonasi Taman Nasional  Bukit Tigapuluh (TNBT), berdasarkan parameter fisik, biotik, dan sosial ekonomi, sehingga bisa menjadi dasar bagi pengelolaan TNBT selanjutnya. Data yang dikumpulkan meliputi data kondisi fisik, biotik, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kondisi vegetasi diperoleh melalui analisis vegetasi pada setiap zona, sedangkan pengamatan  satwaliar dilakukan dengan metode perjumpaan pada kelas aves, mamalia, dan primata. Pengumpulan data sosial ekonomi dilakukan dengan penyebaran kuesioner pada responden sebanyak 66  responden  yang ada di zona penyangga dan tradisional TNBT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tumbuhan pada zona-zona yang diamati  mempunyai indeks keanekaragaman  jenis tumbuhan secara keseluruhan berkisar antara 2,17 sampai dengan 3,71 Terdapat 17 jenis aves, 11   jenis mamalia, dan enam jenis primata yang dijumpai di zona-zona tersebut. Kegiatan perekonomian masyarakat terutama berupa usaha pertanian ekstensif dan pemungutan hasil hutan. Empat kriteria zona  TNBT telah sesuai dengan kriteria yang dimaksudkan dalam Peraturan Pemerintah No. 68 Tahun 1998 tentang Kawasan Suaka Alam dan  Kawasan Pelestarian Alam yaitu zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan intensif, dan daerah penyangga. Usulan indikator untuk masing-masing zona adalah zona inti sebanyak 13 indikator, zona rimba lima indikator, zona pemanfaatan intensif lima indikator, zona pemanfaatan tradisional 10 indikator, zona rehabilitasi lima indikator, dan daerah penyangga sebanyak 13 indikator.

Copyrights © 2006