Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SLB YPAC Sumatera Barat. Terdapat seorang anak Perempuan berinisial K mengalami permasalahan pada fisik dan motorik. Kondisi ini semakin diperparah oleh kurangnya alat bantu pembelajaran yang ergonomis, seperti kursi roda yang tidak dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan adjustable wheelchair yang mendukung optimalisasi proses belajar anak cerebral palsy di SLB YPAC Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan Successive Approximation Model (SAM), melalui tiga tahap yaitu persiapan, desain iteratif, dan pengembangan iteratif. Subjek uji coba meliputi ahli disabilitas, ahli desain, ahli teknik, serta satu siswa cerebral palsy sebagai pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket validasi serta uji praktikalitas. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan bahwa tingkat kelayakan sebesar 87% dengan kategori “sangat baik”. Sementara itu, hasil uji praktikalitas menunjukkan rata-rata skor 87% dengan nilai tertinggi pada aspek kenyamanan (95%) dan efektivitas dalam pembelajaran (90%). Respon dari wali kelas dan orang tua juga sangat positif dengan rata-rata kepuasan mencapai 88%. Secara keseluruhan, produk ini terbukti mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan konsentrasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, adjustable wheelchair ini menjadi solusi inovatif yang mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2025