Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir batin dalam perspektif sufi, dengan fokus pada metode tafsir al-Qur'an yang diterapkan oleh Abu Abd al-Rahman al-Sulami dalam karyanya Al-Luma'. Tafsir batin atau esoterik merupakan pendekatan dalam menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an yang tidak hanya mengandalkan makna lahiriah (zahir), tetapi juga menggali dimensi rohani yang mendalam dan tersembunyi. Dalam tradisi sufi, tafsir batin dianggap sebagai jalan untuk mencapai kedekatan yang lebih dalam dengan Allah, atau taqarrub, melalui pembersihan hati dan pemahaman yang lebih spiritual terhadap wahyu-Nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi teks, menganalisis Al-Luma' sebagai objek utama, dan mengkaji bagaimana Al-Sulami menggunakan metode tafsir batin untuk menafsirkan ayat-ayat al-Qur'an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Sulami menerapkan metode tafsir yang menggabungkan aspek batin, simbolik, dan transformasi hati dalam pemahaman al-Qur'an. Ia menekankan bahwa tafsir batin dapat membuka pintu-pintu kebijaksanaan yang tersembunyi di balik teks wahyu dan dapat membimbing umat untuk meraih taqarrub. Dengan menggabungkan simbolisme dan penekanan pada makna spiritual, tafsir batin yang diajarkan oleh Al-Sulami memungkinkan pemahaman al-Qur'an yang lebih dalam, yang mengarah pada pengalaman spiritual dan kedekatan yang lebih tinggi dengan Allah.Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap studi tafsir sufi, khususnya dalam memahami tafsir batin sebagai sarana untuk mencapai pencerahan rohani dan taqarrub. Temuan ini juga memberikan wawasan tentang relevansi tafsir batin dalam kehidupan spiritual kontemporer, di mana pemahaman al-Qur'an secara batiniah dapat memperdalam hubungan seorang hamba dengan Tuhan.
Copyrights © 2025