Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas aplikasi absensi digital yang menggunakan sidik jari yang diterapkan di SMK Negeri 1 Sangatta Utara. Penilaian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuadran evaluasi yang mencakup dimensi fakta dan harapan dari pengguna sistem tersebut. Metodologi yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif dengan alat survei yang telah disesuaikan berdasarkan model kualitas perangkat lunak seperti ISO 9126 dan SERVQUAL. Hasil dari analisis menunjukkan adanya perbedaan antara apa yang dirasakan (fakta) dan yang diharapkan (ekspektasi) pengguna di beberapa area, termasuk kemudahan penggunaan, keandalan sistem, dan efisiensi waktu. Berdasarkan penggambaran kuadran, beberapa elemen pada sistem perlu diperbaiki agar dapat memenuhi harapan pengguna secara maksimal. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan dan peningkatan kualitas aplikasi di masa depan agar lebih efisien dalam mendukung manajemen kehadiran pegawai secara digital di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2025