Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peserta didik yang masih kurang terampil untuk berbicara di depan kelas, sehingga mempengaruhi cara mereka menggunakan gestur, pelafalan, dan pengolahan kata saat berbicara. Berdasarkan permasalahan tersebut diberikan perlakuan berupa metode debat aktif berbantuan media saloocars dengan proses Lesson Study . Penelitian ini adalah pendekatan metode campuran dengan deskriptif kualitatif dan praeksperimen one group pretest-postest yang dilakukan dalam dua siklus Lesson Study . Instrumen yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pretest pada siklus 1 nilai minimum yang diperoleh peserta didik adalah 9 dan nilai maksimumnya adalah 24 dengan nilai rata - rata adalah 14.29. Nilai ini meningkat pada siklus 2 yaitu nilai minimum yang diperoleh adalah 20 dan nilai maksimum 36 dengan nilai rata - rata 30.21. Berdasarkan pengujian n-gain siklus 1 mendapatkan nilai rata - rata 0,31 termasuk dalam kategori keefektifan sedang, lalu nilai rata - rata n-gain pada siklus 2 meningkat menjadi 0,73 termasuk dalam keefektifan tinggi. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan metode debat aktif berbantuan media saloocars dengan Lesson Study efektif untuk meningkatkan keterampilan peserta berbicara didik kelas V sekolah dasar.
Copyrights © 2025