Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Pengaruh efektivitas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru; (2) Pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru; (3) Pengaruh self-efficacy terhadap kinerja guru; dan (4) Pengaruh efektivitas kepemimpinan, budaya sekolah, dan self-efficacy secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri se-kecamatan Tanah Abang dengan responden 88 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuisioner). Uji validitas menggunakan validitas konstruks sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha. Uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji multikolinieritas, serta data di analisis menggunakan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh yang signifikan antara efektivitas kepemimpinan terhadap kinerja guru di SMA Negeri se-kecamatan Tanah Abang sebesar 76,7%, (2) ada pengaruh yang signifikan antara budaya sekolah terhadap kinerja guru di SMA Negeri se-kecamatan Tanah Abang sebesar 85,4%, (3) ada pengaruh yang signifikan antara self-efficacy terhadap kinerja guru di SMA Negeri se-kecamatan Tanah Abang sebesar 78,1%, (4) ada pengaruh yang signifikan antara efektivitas kepemimpinan, budaya sekolah, dan self-efficacy secara bersama-sama terhadap kinerja guru sebesar 89,4%.
Copyrights © 2025