Permainan digital interaktif dapat berfungsi sebagai sarana pembelajaran yang efektif karena permainan digital mampu memadukan elemen visual, audio, dan interaksi. Aspek penting dalam perkembangan anak usia dini adalah keterampilan pemecahan masalah dan resiliensi. Namun, banyak anak yang mahir menggunakan perangkat digital, tetapi belum menunjukkan keterampilan problem solving yang memadai, mereka cenderung mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Maka dari itu, perlu dilakukan penerapan permainan digital interaktif untuk meningkatkan kemampuan tersebut. Studi ini dilakukan dengan metode quasi-experimental dan desain pretest–posttest control group yang menggunakan sampel 25 peserta didik. Data dianalisis menggunakan uji ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikan kelompok kedua variabel adalah 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 dengan nilai Partial Eta Squared adalah 0,693 dan 0,798. Hal tersebut berarti permainan digital interaktif memberikan efektivitas yang besar terhadap pemecahan masalah dan resiliensi anak.
Copyrights © 2025