Pelaksanaan pembelajaran di sekolah dasar idealnya melibatkan siswa secara aktif dalam membangun pemahaman, mengemukakan ide, berdiskusi, menjelaskan, dan menciptakan produk pembelajaran. Namun dalam praktiknya, proses pembelajaran masih sering didominasi oleh guru, sehingga siswa menjadi pasif dan kesulitan memahami konsep abstrak, termasuk materi gaya dan gerak. Untuk mendukung pembelajaran yang aktif dan bermakna, guru kelas IV di SDN 2 Pusakasari mengimplementasikan model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) yang dipadukan dengan asesmen portofolio sebagai alat penilaian proses. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran asesmen portofolio dalam mendukung implementasi model RADEC , serta mengidentifikasi tantangan dan daya tariknya dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah penelitian implementasi dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi portofolio siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa portofolio asesmen mendukung setiap tahapan pembelajaran RADEC dengan mendokumentasikan proses dan produk belajar siswa secara autentik. Tantangan yang muncul mencakup keterbatasan literasi awal dan partisipasi siswa, namun portofolio membantu guru memadukan perkembangan dan mendorong refleksi belajar siswa secara berkelanjutan. Kata Kunci: Portofolio Asesmen, Model Pembelajaran RADEC , Pembelajaran IPA SD
Copyrights © 2025