Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kegiatan eksperimen sains “Jeruk Erupsi” dalam meningkatkan keterampilan proses sains anak usia 5–6 tahun di TK Pembangunan Laboratorium UNP. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan kegiatan “Jeruk Erupsi” dan kelas kontrol yang diberi pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan perhitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan keterampilan proses sains, namun kelas eksperimen memiliki perbedaan signifikan dibandingkan kelas kontrol (p = 0,027 < 0,05). Nilai mean difference sebesar 1,438 dengan Cohen’s d sebesar 3,71 termasuk kategori sangat kuat. Temuan ini membuktikan bahwa eksperimen “Jeruk Erupsi” tidak hanya signifikan secara statistik, tetapi juga efektif secara praktis dalam melibatkan anak secara aktif. Kegiatan ini mendorong anak untuk mengamati, membandingkan, mengelompokkan, dan mengukur, yang merupakan aspek fundamental dalam pembelajaran sains anak usia dini.
Copyrights © 2025